MONGGO DIPUN SEKECAAKEN RUMIEN . sieakang mengucapkan selamat tahunbaru 2012, semoga sukses sll..hehehehe

Selasa, 08 Februari 2011

kiat sukses beternak broiler (pitik putih)

DOC
     Sebelum kita memulai usaha peternakan yang perlu di perhatikan adalah sebuah tempat untuk hidup dan tumbuh ayam yakni kandang. Dalam pembuatan kandang ayam khususnya ayam broiler perlu di perhatikan hal hal seperti :Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.
     Setelah itu hal yang tidak kalah pentingya juga adalah pemilihan bibit ayam. Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, bentuk tubuh bulat, bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata serta lubang anus bersih. 

Berikut teknis dalam pemeliharaan ayam broiler:
ayam umur 5hr
Minggu Pertama  

     Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas, segera diberi air minum hangat yang ditambah vitamin dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Pakan dapat diberikan dengan unlibitum ( sedit2dan secara terus menerus). Pakan yang diberikan pada awal  berbentuk butiran-butiran kecil /crumbles.
        Kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh.Kepadatan kandang yang ideal  adalah 8 ekor/m2

Minggu Kedua
        Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama, meskipun lebih ringan. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya.

ayam berumur 18 hr
Minggu Ketiga
      Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat. Pada minggu ke 4 dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam.
      pada umur 28 mempunyai berat badan minimal 1,3 kg.. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.


 
ayam 32 h
Minggu Kelima      Pada minggu ini, yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi, perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering. Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8,8 kg untuk 100 ekor ayam. Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1,8 - 2 kg. Dengan bobot tersebut, ayam sudah dapat dipanen.


VAKSINASI
     Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum.

Cara Menghitung FCR
     Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg, maka FCR-nya adalah :
Berat total ayam hasil panen =
1000 x 2 = 2000 kg
FCR = 3125 : 2000 = 1,6
       Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.




3 komentar:

kami sangat amat membutuhkan komentar dari pembaca, demi kebaikan bersama....hehehe
suwun