![]() |
| DOC |
Setelah itu hal yang tidak kalah pentingya juga adalah pemilihan bibit ayam. Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, bentuk tubuh bulat, bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata serta lubang anus bersih.
Berikut teknis dalam pemeliharaan ayam broiler:![]() |
| ayam umur 5hr |
Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas, segera diberi air minum hangat yang ditambah vitamin dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Pakan dapat diberikan dengan unlibitum ( sedit2dan secara terus menerus). Pakan yang diberikan pada awal berbentuk butiran-butiran kecil /crumbles.
Kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh.Kepadatan kandang yang ideal adalah 8 ekor/m2
Minggu Kedua
Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama, meskipun lebih ringan. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya.
![]() |
| ayam berumur 18 hr |
Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat. Pada minggu ke 4 dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam.
pada umur 28 mempunyai berat badan minimal 1,3 kg.. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.
pada umur 28 mempunyai berat badan minimal 1,3 kg.. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.
![]() |
| ayam 32 h |
Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam
untuk menimbulkan kekebalan alami. Vaksinasi penting yaitu vaksinasi
ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata,
dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND
Lasotta melalui suntikan atau air minum.
Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg, maka FCR-nya adalah :
Berat total ayam hasil panen =
1000 x 2 = 2000 kg
FCR = 3125 : 2000 = 1,6
Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.
Berat total ayam hasil panen =
1000 x 2 = 2000 kg
FCR = 3125 : 2000 = 1,6
Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.




???
BalasHapusIKI promosi viterna atau vixion
BalasHapushehehe,,, djah masak ya promosi vixi....
BalasHapuskie promosi ngelmu mas....